DAMKARMAT NGAWI GERAK CEPAT EVAKUASI POHON TUMBANG DI JALAN RAYA SOLO–SIDOLAJU

NGAWI – Satuan Polisi Pamong Praja Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pohon tumbang yang menghalangi akses Jalan Raya Solo–Sidolaju, Kecamatan Widodaren, pada Jumat, 24 Juli 2026.
Laporan kejadian diterima melalui Call Center dari warga pada pukul 13.40 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, personel Damkarmat Pos Bantu Widodaren segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan agar arus lalu lintas tetap aman dan lancar.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 13.50 WIB dan mendapati sebuah pohon tumbang yang menutup sebagian badan jalan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu pengguna jalan serta membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas di jalur tersebut.
Tim Damkarmat kemudian segera melakukan proses evakuasi dengan memotong batang dan ranting pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw/senso). Pemotongan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan personel maupun pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, Damkarmat menggunakan 1 unit Fire Truck bernomor polisi AE 8321 JP sebagai kendaraan operasional. Penanganan juga melibatkan personel Damkarmat bersama Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang turut membantu proses evakuasi di lapangan.
Setelah pohon berhasil dipotong dan dipindahkan ke tempat yang aman, badan jalan kembali dapat dilalui kendaraan. Berkat respons cepat petugas, potensi kemacetan maupun risiko kecelakaan lalu lintas akibat pohon tumbang berhasil diminimalkan.
Kegiatan evakuasi selesai pada pukul 14.10 WIB dan seluruh rangkaian penanganan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara petugas Damkarmat dan Redkar menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan di lokasi kejadian.
Damkarmat Kabupaten Ngawi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan pohon tumbang, ranting berpotensi patah, maupun kondisi darurat lainnya yang dapat membahayakan keselamatan umum. Laporan yang cepat akan mempercepat penanganan sehingga risiko terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
