Berita_SatpolPP

DAMKARMAT NGAWI SIGAP PADAMKAN KEBAKARAN RUMAH DI KAWU KEDUNGGALAR

NGAWI – Satuan Polisi Pamong Praja Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Ngawi melaksanakan operasi pemadaman kebakaran rumah pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 02.53 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Dusun Pilang,Desa Kawu RT 003 RW 001,  Kabupaten Ngawi.

Laporan kejadian diterima dari warga bernama Iko Nur Baskoro terkait adanya kebakaran yang menimpa sebuah rumah. Mendapatkan informasi tersebut, petugas Damkarmat Kabupaten Ngawi segera bergerak dari Pos Induk Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi menuju lokasi untuk melakukan tindakan pemadaman.

Sesampainya di lokasi pada pukul 03.03 WIB, petugas langsung melakukan  penanganan pemadaman. Dengan menggerakan armada pemadam kebakaran, petugas melakukan penyiraman dan pembasahan untuk mengendalikan api serta memastikan kondisi lokasi aman dan tidak terjadi penyalaan kembali. Dalam proses pemadaman dan pembasahan, petugas menghabiskan sebanyak 2 tangki air. Kegiatan tersebut melibatkan anggota Damkarmat Kabupaten Ngawi bersama masyarakat sekitar yang turut membantu proses penanganan kebakaran. Berdasarkan hasil penanganan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta.

Berkat sinergi yang solid antara petugas di lapangan dan aksi tanggap masyarakat setempat, kobaran api berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan lain. Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan, seluruh area dinyatakan aman dan kondusif pada pukul 03.30 WIB.

Pasca-insiden ini, pihak Damkarmat Kabupaten Ngawi kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana kebakaran mandiri. Masyarakat diimbau untuk rutin mengecek kelaikan instalasi listrik di rumah guna mencegah korsleting, yang sering kali menjadi pemicu utama kebakaran. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak ragu segera menghubungi nomor darurat Damkarmat jika melihat potensi bahaya, demi penanganan yang cepat, tepat, dan meminimalisir kerugian materiil maupun korban jiwa.