SEORANG ANAK MENINGGAL DUNIA AKIBAT TERHANYUT DI SUNGAI BENGAWAN SOLO

NGAWI – Upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Bengawan Solo, Dusun Trancil, Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat 13 Juni 2026 sore pukul 17.15 WIB.
Tim Damkarmat Ngawi menyampaikan bahwa pihaknya pertama kali menerima laporan tersebut pada Kamis 12 Juni 2026 pukul 14.55 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkarmat langsung ke lokasi untuk melakukan penyisiran bersama tim gabungan.
Setelah proses pencarian yang berlangsung sejak Kamis, jasad korban berhasil dievakuasi pada Jumat sore dan langsung dibawa ke RSUD Ngawi guna penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Proses evakuasi berjalan cukup dramatis lantaran tim di lapangan harus berhadapan dengan arus sungai yang deras. Setelah melalui pemeriksaan medis luar oleh tim forensik di rumah sakit, jenazah rencananya akan segera diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Pihak Damkar Ngawi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini, mulai dari TNI, POLRI, BASARNAS, BPBD, PSC, REDKAR, hingga warga setempat yang bahu-membahu sejak awal kejadian.
Keluarga besar Damkar Ngawi juga menyatakan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Menyikapi peristiwa ini, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak, terutama di sekitar aliran sungai, mengingat perubahan debit air dan cuaca yang dapat memicu bahaya sewaktu-waktu.